Perjanjian Kredit

PERJANJIAN KREDIT

ANTARA

KOPERASI TRI GUNA ARTHA

DENGAN

( nama anggota)

NOMOR: 00……….19/KOP-TGA/……/2019

Yang bertanda tangan dibawah ini :

  1. Sujono, SH, ketua Koperasi Tri Guna Artha (disingkat TGA) yang dikukuhkan oleh Keputusan rapat anggota koperasi tertanggal  29 Oktober vitaenergy opiniones review 2019 dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Koperasi Tri Guna Artha, yang selanjutnya disebut sebagai kreditur. ——————————–
  2.  Nama Anggota,  Pekerjaan Karyawan Swasta Beralamat (Alamat Rumah/Kantor)——————— bertempat di Bertempat tinggal di… Mendapat persetujuan dari Suami/Istri/Saudara/Orang Tua/Anak: …. selanjutnya sebagaiDebitur————————————————————-

Dengan ini kedua belah pihak telah sepakat untuk mengadakan perjanjian kredit yang selanjutnya disebut perjanjian  kredit Konsumtif  dimana Koperasi Tri Guna Artha ditunjuk memberikan pinjaman sejumlah uang kepada Debitur dan dengan ini pula Debitur menyatakan berhutang kepada Koperasi Tri Guna Artha dengan ketentuan pokok sebagai berikut .————-

                                                                        Pasal 1

 Jumlah Pinjaman

  1. Besar Pokok Pinjaman Rp ……………………….
  2. Disamping pokok pinjaman, jumlah pinjaman meliputi pula pembebanan bunga dan biaya-biaya lain yang menurut perjanjian kredit ini harus dilunasi oleh Debitur.—————————————————————————

                                                Pasal 2

B u n g a

  1. Bunga pinjaman maupun tambahannya yang diakibatkan oleh keterlambatan atau tunggakan atas angsuran, Debitur dikenakan bunga sebesar ……..% per Tahun.———————————————————————————-
  2. Suku bunga sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 Pasal ini setiap saat dapat berubah sesuai dengan ketentuan Koperasi Tri Guna Artha.

Pasal 3

Pembayaran Kembali dan Jangka Waktu Kredit

1 Jumlah pinjaman harus dibayar kembali (dilunasi) oleh Debitur dengan           pembayaran angsuran bulanan sebagai berikut :

            a. Angsuran diturunkan Tiap Bulan (DTB)

               Apabila berdasarkan perhitungan Angsuran Diturunkan tiap Bulan (DTB) dan sepanjang suku bunga sama seperti ditetapkan pada ayat 1 Pasal vitaenergy opiniones review 2 perjanjian ini maka jumlah angsuran yang wajib dibayar oleh Debitur kepada Koperasi Tri Guna Artha adalah sebagai berikut :Untuk bulan pertama adalah sebesar Rp. ……………]….,- ( Terbilang ______________________________________________________ Rupiah )————————————————————————-

dan untuk bulan kedua dan seterusnya sebesar Rp…………………..setiap Bulan dalam jangka waktu ………Bulan, sehingga pada akhir jangka waktu, yaitu pada tanggal………………… Seluruh pinjaman harus telah dilunasi oleh Debitur.———————————————————-

b. Angsuran Tetap :

 Angsuran berdasarkan cara perhitungan Anuitas dan sepanjang tingkat suku bunga adalah sama seperti yang ditetapkan pada ayat 1 Pasal 2 perjanjian ini , maka jumlah Angsuran Bulanan yang wajib dibayar oleh Debitur kepada Koperasi Tri Guna Artha adalah sebesar Rp……………………………………………………………………….. (…………………………………………………………………………..…………………………………………………………………………. .)

Setiap bulan dalam jangka waktu ………………… pada akhir jangka waktu, yaitu pada tanggal …………. seluruh pinjaman harus telah dilunasi oleh Debitur.

2. Dicapainya jangka waktu kredit sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 Pasal ini      tidak dengan sendirinya menyebabkan lunasnya pinjaman, karena pelunasan pinjaman akan tergantung sampai dimana Debitur telah membayar dan melunasi seluruh jumlah pinjamannya sebagaimana dibuktikan pada rekening pinjaman atas nama Debitur sesuai dengan pencatatan dan pembukuan Koperasi Tri Guna Artha.—————————————————————————————-  

    Pasal 4

Tanggal Jatuh Waktu Pembayaran

Angsuran Bulanan dan Denda Tunggakan

  1. Debitur diwajibkan untuk melunasi kewajiban Angsuran bulanan pada    bulan berikutnya setelah penandatanganan Perjanjian Kredit ini Setiap tanggal ………………………………………………………………………………………………………………..
  2. Keterlambatan dalam memenuhi kewajiban Angsuran bulanan menyebabkan timbulnya tunggakan.———————————————————————-

3. Keterlambatan pembayaran kewajiban/angsuran (tunggakan) yang melewati   tanggal jatuh tempo yang bersangkutan dikenakan denda tunggakan sesuai dengan yang ditetapkan oleh Koperasi Tri Guna Artha.——————————-

                                                                  Pasal 5

Administrasi, Provisi dan Biaya Lainnya

  1. Debitur wajib membayar Administrasi, Provisi sebesar  Rp………………(Terbilang …………………………………………………………………………. Rupiah ) yaitu sebesar …… % dari  Rp. ……………….,- ( Terbilang …………………………………………………………………………. Rupiah ) Harus di lunasi bersamaan dengan penandatangan Perjanjian kredit ini.—————————————————–
  2. Disamping Administrasi, provisi Debitur diwajibkan membayar biaya-biaya lainnya yang diperlukan dalam proses pemberian dan pengikatan jaminan kredit yang meliputi : Biaya Pemasangan Hak Tanggungan, biaya transaksi, biaya akta-akta notaris dan biaya premi asuransi atas barang jaminan dan kredit yang diambil oleh Debitur serta biaya-biaya lainnya sesuai dengan ketentuan Koperasi Tri Guna Artha.—————————————————————————————

  Pasal 6

Agunan Kredit

  1. Agunan (jaminan) Utama atas perjanjian yang timbul karena perjanjian kredit ini  adalah

– Simpanan yang dimiliki oleh anggota  , Sebesar Rp……………………..—————————————————————

Disamping jaminan utama sebagaimana dalam ayat 1 pasal ini Koperasi Tri Guna           Artha dapat meminta jaminan tambahan lainnya.—————————————

  • Selama Kredit tersebut belum dilunasi agunan yang dipakai sesuai dengan pasal 6 ayat 1 dan 2 segala hak atas jaminan tersebut tidak dapat dipindahkan kepada pihak lain.———————————————————————————–
  • Apabila terjadi keterlambatan 3 (tiga) bulan beturut-turut Debitur diwajibkan untuk menyerahkan barang yang dipakai agunan kredit di Koperasi Tri Guna Artha.

Pasal 7

Penggunaan Pinjaman dan Kuasa

  1. Pinjaman pokok sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 ayat 1 Perjanjian kredit ini, digunakan oleh Debitur untuk Konsumtif dengan pertelaan sebagai berikut Biaya ACI

Sesuai dengan penggunaan pinjaman sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 Pasal ini, dengan penandatanganan Perjanjian Kredit ini sekaligus Debitur memberi kuasa yang tidak dapat ditarik kembali kepada Koperasi Tri Guna Artha untuk melakukan tindakan berupa menarik kembali uang yang telah diterima Debitur atau menguasai barang-barang baik bergerak maupun tidak bergerak yang dipakai sebagai agunan (pasal 6 ayat 1 dan 2) perjanjian ini sebagai hak milik.————–

                                                                 Pasal 8

Lain-Lain

  1. Untuk perjanjian kredit ini berlaku sepenuhnya ketentuan dan syarat-syarat umum persyaratan kredit yang ditetapkan oleh Koperasi Tri Guna Artha yang merupakan lampiran sebagai kesatuan yang tidak terpisahkan dari perjanjian kredit ini.
  2. Segala akibat yang mungkin timbul dikemudian hari atas perjanjian ini kedua belah pihak sepakat menyelesaikan secara musyawarah mufakat dan/atau memilih tempat (domisili) penyelesaian yang tidak dapat diubah pada Kantor Pengadilan Negeri di Denpasar Pemilihan nama berlaku pula untuk para ahli waris Debitur.  
  • Perjanjian Kredit ini mulai berlaku sejak ditandatangani oleh kedua belah pihak pada hari……………..tanggal………………….tahun …….

        Malang………………….. tahun ……..

       Pihak Koperasi Tri Guna Artha                                    Pihak Debitur

                     KETUA

        ( S U J O N O,  SH)                                                     (                                   )

Penanggung I:    ( Nilawati)

Penanggung II:        (  Suyoko )

Penanggung III: (  Supriono )